The Best Arts and Creatifity Setter In The Future
logo-segitiga

Welcome to Univet University. It was founded in 1966, and Univet University has grown into one of the leading institutions of higher education.

Quick Contact:
Follow Us:

Welcome to Univet University. It was founded in 1966, and Univet University has grown into one of the leading institutions of higher education.

Quick Contact:
Follow Us:

ISI Padangpanjang Gelar Bookbinding Workshop Bersama Politeknik Muadzam Shah MalaysiaKolaborasi Internasional Hadirkan Pembelajaran Kreatif bagi Mahasiswa

Education goes beyond textbooks and classrooms. We believe in empowering students to explore their passions challenge conventions.

Padangpanjang, 17 Juni 2025 — Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang terus memperkuat kerja sama internasional melalui kegiatan akademik kolaboratif. Hari ini, ISI Padangpanjang menyelenggarakan Bookbinding Workshop bekerja sama dengan Politeknik Muadzam Shah, Malaysia, yang berlangsung di Ministudio Program Studi Televisi dan Film.

Workshop ini dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan ISI Padangpanjang, Harbensani, M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan harapan agar mahasiswa ISI dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan memanfaatkan momen kolaborasi ini sebagai media belajar dan bertukar wawasan antarnegara.

Direktur Politeknik Muadzam Shah, Mohd. Yusof bin Zakaria, juga memberikan sambutan dan menyatakan kegembiraannya atas penyambutan dan kerja sama hangat dari ISI Padangpanjang. Beliau hadir bersama rombongan dan membawa sebanyak 32 mahasiswa Politeknik untuk mengikuti workshop ini secara langsung.

Dalam kesempatan ini, Zahana binti Yusof yang merupakan dosen Reka Bentuk dan Komunikasi Visual Politeknik Muadzam Malaysia memberikan materi ” AI dan Masa Depan”. Beliau membahas dengan lugas apa itu AI. Selain praktik bookbinding, ISI Padangpanjang juga memperkenalkan materi seputar Desain Komunikasi Visual, yang disampaikan oleh dosen ISI Padangpanjang, Izan Qomarats, sebagai narasumber utama.

Kegiatan ini tidak hanya memperkaya keterampilan teknis mahasiswa, namun juga membuka ruang dialog budaya, komunikasi visual, dan metode belajar kreatif lintas negara.